Postingan

Menampilkan postingan dengan label Materi Pemrograman 1

Perulangan (While Do)

Gambar
  Konsep Perulangan (Looping) • Struktur pengulangan secara umum terdiri atas dua bagian:            • Kondisi perulangan, yaitu ekspresi Boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan.            • Badan (body) perulangan, yaitu bagian kode program yang diulang.  • Disamping itu, struktur pengulangan biasanya disertai dengan bagian:            • Inisialisasi, yaitu aksi yang dilakukan sebelum pengulangan dilakukan pertama kali.            • Terminasi, yaitu aksi yang dilakukan setelah pengulangan selesai dilaksanakan.  • Dalam pemrograman Pascal terdapat 3 statement perulangan            • While-do            • Repeat-until            • For (for to do & for downto do)  While Do • Perulangan while-do adalah per...

Pemilihan (Case – of)

Gambar
 Pemilihan (Case – of) Struktur Case-Of  • Case of adalah bentuk pemilihan / percabangan yang lebih sederhana daripada IF-THEN-ELSE  • Struktur pemilihan ini sangat mirip dengan IF-THEN-ELSE yang bertingkat.  • Berikut perbandingan penulisan struktur if dengan case-of           Struktur case-of      Struktur If Expression adalah ‘sesuatu’ yang akan di periksa nilainya. Jika nilai dari expression ini sama dengan kondisi 1, maka yang dijalankan adalah (kode program 1), jika sesuai dengan kondisi 2, maka yang akan dijalankan adalah (kode program 2), dst.  • Ekspresi pada struktur case dapat menggunakan tipe data integer maupun Boolean yang menghasilkan suatu nilai  • Kontruksi case memeriksa apakah nilai dari ekspresi tersebut sama dengan salah satu dari kondisi 1,  kondisi 2, kondisi 3.  • Jika nilai ekspresi sama dengan kondisi (k) maka kode program yang sesuai akan dijalankan. Contoh Kasus  • Bua...

Pemilihan (Selection) – IF Bersarang | Nested IF

Gambar
 Pemilihan (Selection) – IF Bersarang | Nested IF IF-Bersarang (Nested-IF)  • IF bersarang atau nested IF adalah penggunaan struktur IF di dalam IF  • Kondisi seperti ini sering digunakan untuk kode program yang sudah cukup kompleks.  Bentuk Nested-if  • Pada contoh disamping terdapat kondisi IF didalam IF, dimana IF untuk kondisi 1.1 hanya akan diseleksi   nilainya, jika kondisi 1 bernilai benar.  • Artinya kode program 1.1 hanya akan dijalankan jika kondisi 1 dan kondisi 1.1 bernilai true  • Kode Program 2 hanya dijalankan jika kondisi 1 bernilai false. Contoh Program Nested IF   • Buatlah program untuk menentukan bilangan terbesar dari 3 buah bilangan yang diinputkan.  Program 3 Bilangan Terbesar Thank You  

Pemilihan Majemuk (Selection) – IF then else IF

Gambar
 Pemilihan Majemuk (Selection) – IF then else IF Pemilihan Majemuk  • Ada kalanya pemilihan memiliki lebih dari 2 kondisi. Ini dinamakan dengan if majemuk atau if bertingkat  • Berikut format penulisan if majemuk Contoh kasus IF majemuk  • Buatlah program untuk menginput 1 buah bilangan bulat, lalu menentukan apakah bilangan tersebut merupakan bilangan positif, negatif atau nol Penyelesaian Kasus  Contoh Lainnya   • Buatlah sebuah program untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (Body Mass Index), kemudian   tampilkan hasil BMI yang didapat, dengan disertakan keterangan kategori berat badan, sesuai tabel   dibawah ini: Rumus BMI : Program Menghitung BMI Thank You

Pemilihan (Selection) - IF

Gambar
 Pemilihan (Selection) - IF Pemilihan/Percabangan  • Dalam pembuatan program, ada saatnya kita butuh suatu perintah percabangan, yakni jika sebuah   kondisi terpenuhi, jalankan kode program ini. Jika tidak, jalankan kode program yang lain.  • Untuk memilih suatu kondisi didalam Bahasa pemrograman Pascal dapat menggunakan pernyataan IF    atau Case  • Konsep dasar dari pemilihan dengan menggunakan perintah IF dalam Bahasa pemrograman pascal    adalah sebagai berikut Contoh Program IF tunggal  • If tunggal (satu kasus) adalah pemilihan yang hanya memiliki pekerjaan yang bernilai true.     Berikut contoh program if tunggal  Pemilihan If-then-else  • Pada dasarnya, kondisi IF THEN ELSE adalah tambahan dari kondisi IF THEN (If tunggal).  • Bagian ELSE digunakan untuk menjalankan kode program apabila sebuah kondisi tidak terpenuhi. Contoh Program if – then- else Contoh Program Lain   • Buatlah sebuah program...

Write & Writeln | Read & Readln

Gambar
 Write & Writeln | Read & Readln Write dan Writeln  • Write dan writeln sama-sama digunakan untuk menampilkan ‘sesuatu’ dari dalam kode pascal ke    jendela tampilan, atau dalam istilah pemrograman digunakan sebagai perintah ‘ouput’.  • Perbedaan antara write dan writeln terletak pada apakah ‘output’ selanjutnya ditampilkan pada baris   yang sama, atau di baris baru.  • Perintah write akan menampilkan ‘output’, kemudian menyambung tampilan berikutnya dibaris yang   sama (cursor teks tetap berada di baris yang sama).  • Sedangkan perintah writeln akan menampilkan ‘output’, kemudian menyambung tampilan berikutnya   di baris baru (cursor teks akan pindah ke baris baru).  Contoh Program Cara Penulisan Write dan Writeln  • Data-output yang ingin ditampilkan dengan perintah write dan writeln, harus ditulis diantara tanda    tanda kurung “ ( “ dan “ ) ”.  • Jika data tersebut adalah ‘teks’ yang terdiri dari ...

Variabel | Konstanta | Tipe Data | Operator

Gambar
  Variabel | Konstanta | Tipe Data | Operator Variabel •       Variabel adalah ‘penanda’ identitas yang digunakan untuk menampung suatu nilai. •       Nilai tersebut dapat diubah sepanjang kode program maupun saat program berjalan. •       Secara teknis, variabel merujuk kepada suatu alamat di memory komputer. •       Setiap variabel memiliki nama yang sebagai identitas variabel tersebut. Penulisan Variabel pada Pascal  • Untuk membuat variabel di dalam pascal, kita harus men-deklarasikan-nya sebelum main program menggunakan kata kunci var. • Setiap variabel juga memiliki tipe data tertentu, dan sepanjang kode program, variabel tersebut hanya dapat diubah nilainya asalkan masih dalam tipe yang sama.  Memberikan nilai pada Variabel   • Variabel dapat diberikan nilai langsung pada kode program maupun pada saat program     dijalankan melalui inputan ...